More songs by Hindia
Description
Producer: Baskara Putra
Producer: Enrico Octaviano
Composer: Baskara Putra
Composer: Enrico Octaviano
Lyricist: Raynaldi Prakoso
Lyrics and translation
Original
Sejak kau pergi, semua terasa berbeda.
Rumah yang dulu ramai menjadi sepi.
Berat sekali rasanya mengingat kau sudah tak di sini.
Ditinggalkan oleh seseorang yang menjadi panutan pertamaku di dunia ini.
Baik atau buruk yang kau lakukan dan yang kau ajarkan padaku akan kujadikan pelajaran untuk menjadikanku orang yang akan kau banggakan suatu hari nanti.
Sekarang mau tidak mau aku harus menggantikan beberapa hal posisimu di rumah.
Itu pun berkat bantuanmu yang telah mengajarkanku berbagai hal.
Tapi masih banyak sekali yang belum kau ajarkan.
Seringkali aku masih butuh bantuanmu, tapi pada akhirnya aku harus berusaha sendiri.
Menolak kepergianmu sangat menyiksa, tapi menerimanya pun sangat menyakitkan.
Seringkali aku harus bercanda atas kepergianmu di depan yang lain agar aku tidak terlihat sedih atas kepergianmu.
Setidaknya mengetahui kau di sana sudah tidak menderita lagi dan bisa mengkonsumsi makanan manis dengan bebas sudah cukup membuat diriku senang.
Mungkin suatu hari nanti kita akan bertemu lagi, membuatkanmu secangkir kopi seperti biasanya, bertukar cerita, berdebat, dan memamerkan aku telah berhasil menjadi orang yang pantas kau banggakan dengan caraku sendiri berkat bantuanmu.
English translation
Since you left, everything feels different.
The house that was once busy became quiet.
It's so hard to remember that you're not here anymore.
Abandoned by someone who was my first role model in this world.
Good or bad, what you do and what you teach me will be used as lessons to make me a person you will be proud of one day.
Now, like it or not, I have to replace some of your positions at home.
That's also thanks to your help who has taught me various things.
But there's still so much you haven't taught.
Often I still need your help, but in the end I have to try on my own.
Rejecting you to leave is very torturous, but accepting it is also very painful.
Often I have to joke about your departure in front of others so that I don't look sad about your departure.
At least knowing that you are no longer suffering there and can consume sweet foods freely is enough to make me happy.
Maybe one day we will meet again, make you a cup of coffee as usual, exchange stories, argue, and show off that I have succeeded in becoming a person you should be proud of in my own way thanks to your help.